Kamis, 08 Januari 2015

TUGAS 9 : ILMU PENGETAHUAN TEKNOLOGI DAN KEMISKINAN



1. ILMU PENGETAHUAN DAN CONTOH

                Ilmu pengetahuan adalah seluruh usaha sadar untuk menyelidiki, menemukan dan meningkatkan pemahaman manusia dari berbagai segi kenyataan dalam alam manusia.

Pengertian Ilmu Pengetahuan menurut para ahli :
1.       Thomas Kuhn, Ilmu adalah himpunan aktivitas yang menghasilkan banayak penelitian, baik dalam penolakan maupun pengembangannya.
2.       NS. Asmadi, Ilmu merupakan sekumpulan pengetahuan yang padat dan proses megetahui melalui penyelidikan yang sistematis dan terkendali (metode ilmiah)
3.       Francis Bacon, Ilmu adalah satu-satunya pengetahuan yang valid dan hanya fakta-fakta yang dapat menjadi objek pengetahuan

Contoh ilmu pengetahuan : Ilmu Alam, Ilmu sosial dan Ilmu terapan


2. PENGERTIAN TEKNOLOGI DAN CONTOH

                Teknologi adalah keseluruhan sarana untuk menyediakan barang-barang yang diperlukan bagi kelangsungan dan kenyamanan hidup manusia.

Contoh teknologi : Handphone, Kipas Angin, Mobil dll


3. CIRI-CIRI FENOMENA TEKNIK PADA MASYARAKAT

1.       Rasionalitas, artinya tindakan spontan oelh teknik diubah menjadi tindakan yang direncanakan dengan perhitungan rasional
2.       Artifisialitas, artinya selalu membuat sesuatu yang buatan tidak alamiah
3.       Otomatisme, artinya dalam hal metode, organisasi dan rumusan dilaksanakan secara otomatis
4.       Monisme, artinya semua teknik bersatu, saling berinteraksi dan saling bergantung
5.       Universalisme, artinya teknik melampaui batas-batas kebudayaan dan ideologi, bahkan dapat menguasai kbudayaan
6.       Otonomi, artinya teknik berkembang menurut prisnsip-prinsip sendiri


4. CIRI-CIRI TEKNOLOGI BARAT

1.       Serba intensif dalam segala hal, seperti modal, organisasi, tenaga kerja dan lain-lain sehingga lebih akrab dengan kaum elit daripada dengan buruh itu sendiri
2.       Dalam struktur sosial teknologi barat bersifat emlestarikan sifat ketergantungan
3.       Kosmologi atau pandangan teknologi barat adalah menganggap dirinya sebagai pusat yang lain


5. STUDI KASUS TEKNOLOGI BARAT DAN TIMUR

                Bangsa Barat dikenal lebih maju dalam ilmu pengetahuan dan teknologi. Sejarah mencatat bangsa Barat telah menjajah bangsa Timur selama berabad-abad. Penjajahan dimulai ketika Turki Ottoman merebut Konstantinopel mengubahnya menjadi Istanbul dan menutup jalur perdagangan antara Barat dan Timur yang melewati Istanbul pada abad ke-15. Hal ini menyebabkan bangsa Barat mulai melakukan penjajahan mencari sumber rempah-rempah yang yang mereka butuhkan. Setelah menemukan daerah penghasil rempah-rempah mereka berusaha menguasainya atau menjajahnya. Pertanyaannya mengapa bangsa Timur tidak dapat melawan penjajahan bangsa Barat? Hal ini disebabkan karena mereka kalah dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi.


Referensi :

id.m.wikipedia.org/wiki/ilmu
carapedia.com
id.m.wikipedia.org/wiki/Teknologi
https://ciptadestiara.wordpress.com

TUGAS 8 : PERTENTANGAN SOSIAL & INTEGRASI MASYARAKAT



1. PERBEDAAN KEPENTINGAN
               
                Individu yang berpegang pada prinsipnya saat bertingkah laku, maka kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh individu tersebut dalam masyarakat merupakan kepuasan  pemenuhan dari kepentingan tersebut. Oleh karena itu, individu mengandung arti bahwa tidak ada dua orang yang sama persis dalam aspek-aspek pribadinya, baik jasmani maupun rohani. Dengan itu, maka akan muncul perbedaan kepentingan pada setiap individu seperti :

a. Kepentingan individu untuk memperoleh kasih sayang
b. Kepentingan individu unruk memperoleh harga diri
c. Kepentingan individu untuk memperoleh penghargaan yang sama
d. Kepentingan individu untuk memperoleh prestasi dan posisi
e. Kepentingan individu untuk dibutuhkan orang lain
f. Kepentingan individu untuk memperoleh kedudukan di dalam kelompoknya
g. Kepentingan individu untuk memperoleh rasa aman dan perlindungan diri
h. Kepentingan individu untuk memperoleh kemerdekaan diri

2. DISKRIMINASI & ETHOSENTRIS

# DISKRIMINASI : tindakan yang tidak adil terhadap individu tertentu, dimana tindakan ini dibuat berdasarkan karakteristik yang diwakili oleh individu tersebut

#ETHOSENTRIS : kecenderungan yang menganggap nilai-nilai dan norma-norma kebudayaanya sendiri sebagai suatu yang prima, terbaik, mutlak dan dipergunakan sebagai tolak ukur untuk menilai dan membedakannya dengan kebudayaan lain.


3. PERTENTANGAN DAN KETEGANGAN DALAM MASYARAKAT & CONTOHNYA

                Pertentang (konflik) terjadi karena adanya perbedaan dan kesalahpahaman antara individu atau kelompok masyarakat yang satu dan individu atau kelompok masyarakat yang lainnya. Konflik bisa terjadi kepada siapa saja pada berbagai lapisan sosial masyarakat. Konflik bisa dimulai dari keluarga, masyarakat sekitar, nasional dan global.
CONTOH : Demonstrasi, kerusuhan, tawuran dll


4. GOLONGAN-GOLONGAN YANG BERBEDA DAN INTEGRASI SOSIAL

                Masyarakat Indonesia digolongkan sebagai masyarakat majemuk yang terdiri dari berbagai suku bangsa dan golongan sosial yang dipersatukan oleh kesatuan nasional yang berwujudkan Negara Indonesia. Masyarakat majemuk dipersatukan oleh sistem nasional yang mengintegrasikannya melalui jaringan-jaringan pemerintahan, politik, ekonomi dan sosial. Aspek-aspek dari kemasyarakatan tersebut yaitu, Suku Bangsa dan Kebudayaan, Agama, Bahasa, Nasional Indonesia.

                Integrasi sosial adalah proses penyesuaian unsur-unsur yang berbeda dalam masyarakat menjadi satu kesatuan. Unsur yang berbeda tersebut meliputi perbedaan kedudukan sosial, ras, etnik, agama, bahasa, nilai dan norma. Syarat terjadinya integrasi sosial adalah:
1.       Anggota masyarakat merasa bahwa mereka berhasil mengisi kebutuhan mereka
2.       Masyarakat berhasil menciptakan kesepakatan bersama mengenai norma dan nilai sosial yang dilestarikan dan dijadikan pedoman
3.       Nilai dan norma berlaku lama dan tidak berubah serta dijalankan secara konsisten

5. INTEGRASI NASIONAL

                Integrasi nasional adalah penyatuan bagian-bagian yang berbeda dari suatu masyarakat menjadi suatu keseluruhan yang lebih utuh atau memadukan masyarakat-masyarakat kecil yang banyak jumlahnya menjadi suatu bangsa. Selain itu dapat pula diartikan bahwa integrasi bangsa merupakan kemampuan pemerintah yang semakin meningkat untuk menerapkan kekuasannya di seluruh wilayah (Mahfud MD, 1993:71)


Referensi :

http://pepustakaancyber.blogspot.com
http://suci_k.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/14980/pertentangan-pertentangan-sosial-dan-integrasi(9).pdf
muchammadekodarwanto.blogspot.com
http://genius-gamers.blogspot.com/2011/11/perbedaan-kepentingan.html?m=1